Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H

Meneladani kisah Rasulullah SAW adalah suatu kewajiban kita sebagai umat Islam. Begitu halnya dalam memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang menjadi tradisi bagi kaum muslim di seluruh negara. Di Indonesia peringatan maulid nabi rutin dilakukan satu tahun sekali oleh kaum muslimin. Perayaan maulid Nabi Muhammad SAW tepatnya dirayakan pada bulan Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah.

Nabi Muhammad SAW adalah nabi terakhir yang lahir pada 12 Rabiul Awal tahun gajah. Disebut tahun gajah karena pada hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, terjadi perang oleh pasukan Raja Abrahah dengan mengendarai gajah yang disebut dengan pasukan gajah. Namun Allah SWT mengutus burung ababil untuk membawakan bebatuan kecil dari neraka. Bebatuan kecil itu kemudian dilemparkan oleh burung ababil untuk menyerang pasukan gajah. Dari situlah tahun kelahiran Nabi Muhammad SAW disebut sebagai tahun gajah.

Kata maulid berasal dari bahasa Arab yaitu milad yang berarti lahir. Maulid nabi dapat diartikan memperingati hari kelahiran Nabi agung Muhammad SAW. Perayaan maulid nabi merupakan suatu tradisi yang berkembang di kalangan masyarakat, khususnya kaum muslimin dan muslimat jauh setelah Nabi Muhammad SAW wafat.

Pada perayaan kali ini, Program Studi D3 Keperawatan Blitar memperingati maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung sangat meriah. Dimulai dari perlombaan yang diikuti oleh mahasiswa tingkat 1, 2 , maupun tingkat 3, pembacaan ayat-ayat suci Al Quran, sholawat serta pujian kepada Nabi Muhammad SAW, dan diakhiri dengan pemotongan tumpeng dalam rangka tasyakuran kakak alumni yang baru saja menyelesaikan ujian kompetensi mereka.

Semua kegiatan tersebut bertujuan untuk mengagungkan Nabi Muhammad SAW dan menunjukkan kegembiraan kaum muslimin dalam menyambut hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Perayaan maulid nabi juga bertujuan untuk meningkatkan keimanan mahasiswa mahasiswi Poltekkes Kemenkes Malang khususnya Podi D3 Keperawatan Blitar. Selain meningkatkan keimanan, menjalin hubuhan silaturahmi antarmahasiswa juga sangat berpengaruh. Mengingat pentingnya akhlakul kharimah bagi setiap individu, terutama bagi calon tenaga kesehatan di masa yang akan datang, peringatan maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi suatu wadah terciptanya mahasiswa dan calon tenaga kesehatan yang berakhlakul kharimah

kaleid prodita