Pengelolaan pada Anak Autis

Pada kesempatan kali ini, mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang Prodi D3 Keperawatan Blitar mendapat keberuntungan karena dapat mengadakan kuliah tamu dengan tema “Manajemen Anak dengan Kebuuhan Khusus“ yang diadakan di auditoriun kampus prodi d3 keperawatan blitar. Kali ini mendatangkan narasumber yaitu Dra. Rachmi Aida, M.Pd salah satu pengurus dari Pusat Layanan Autis yang ada di Blitar.

Menurut Ibu Aida, Pusat Layanan Autis (PLA) sendiri di Indonesia ada 29 cabang sementara untuk wilayah Jawa Timur ada 4 cabang yaitu Blitar, Surabaya, Malang dan Sidoarjo. Pusat Layanan Autis yang ada di Blitar berdiri sejak tahun 2013, yang didirikan oleh Dinas Pendidikan Kota Blitar dan bertempat di jalan Kapuas kecamatan Kepanjenkidul. Awal mula berdirinya PLA ini karena keprihatinan bahwa anak-anak dengan kebutuhan khusus belum mendapatkan tempat yang tepat untuk mengembangkan kemampuan mereka.

Perbedaan Pusat Layanan Autis dengan Sekolah Luar Biasa lainnya adalah pada PLA ini menyiapkan anak untuk dapat masuk ke dalam sekolah formal dan non formal, sehingga anak autis dididik melalui metode komunikasi interaksi untuk mengurangi gejala autis dan berbagai program lain yang setiap satu bulan sekali dievaluasi bagaimana hasilnya. Selain itu juga ada program “1000 voice” yang mengevaluasi perilaku orang tua terhadap anak sehingga anak tidak menjadi robot, dan program ini dikembangkan secara floor time untuk orang tua.

Menurut PLA, penyebab anak autis dapat dikarenakan banyak hal misalnya faktor gen, makanan, kehamilan kurang kasih sayang, daerah tegangan tinggi, mengalami menstruasi saat hamil, pemakaian krim pemutih saat hamil dan terdapatnya jamur pada rahim. Anak autis dapat dideteksi setelah uia 2 tahun, karena pada usia tersebut baru dapat terlihat bagaimana perilaku anak autis tersebut.

kaleid prodita