▴cover▴ - PENERIMAAN TAMU RACANA DAN DIKLAT SAKA BAKTI HUSADA 2026
- KEGIATAN WATER RESCUE, SELASA - 25 AGUSTUS 2026
- KULIAH TAMU INTERNASIONAL
- UPACARA HUT KE-81 KEMERDEKAAN RI DI PROGRAM STUDI KEPERAWATAN BLITAR
- KEGIATAN SEMARAK KEMERDEKAAN PROGRAM STUDI D-3 KEPERAWATAN KAMPUS BLITAR
- TINGKATKAN KOMPETENSI JURNALISTIK
- ZUMBA JUMAT SEHAT PROGRAM STUDI D-3 KEPERAWATAN KAMPUS BLITAR
- POLTEKKES KEMENKES MALANG HADIR DI BLITAR DJADOEL 2026
- IKUTI LOMBA BARIS-BERBARIS TINGKAT OPD DAN INSTANSI DALAM RANGKA HUT RI KE-81
- DOSEN TINGKATKAN KOMPETENSI PETUGAS PSC KABUPATEN BLITAR
DOSEN TINGKATKAN KOMPETENSI PETUGAS PSC KABUPATEN BLITAR
.png)
Dosen Poltekkes Kemenkes Malang Tingkatkan Kompetensi Petugas PSC Kabupaten Blitar Melalui Simulasi Penanganan Pasien Pre-Hospital hingga Rujukan
Blitar – Program Studi D-III Keperawatan Blitar, Poltekkes Kemenkes Malang, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, tim dosen menjadi narasumber dalam kegiatan "Pertemuan Peningkatan Kapasitas Petugas Public Safety Center (PSC) 119 melalui Simulasi Penanganan Pasien Pre-Hospital hingga Rujukan" yang diselenggarakan pada Selasa, 21 Juli 2026, di Aula UPT Puskesmas Kanigoro, Kabupaten Blitar.
Kegiatan ini diikuti oleh petugas PSC 119 dari seluruh UPT Puskesmas di Kabupaten Blitar serta Tim PSC Kabupaten Blitar yang bertugas memberikan pelayanan kegawatdaruratan medis kepada masyarakat. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi petugas dalam memberikan penanganan pasien gawat darurat secara cepat, tepat, dan sesuai standar pelayanan kegawatdaruratan, mulai dari lokasi kejadian hingga proses rujukan ke rumah sakit.
Materi pelatihan disampaikan oleh tim dosen Program Studi D-III Keperawatan Blitar yang memiliki kompetensi di bidang keperawatan gawat darurat. Ns. Agus Khoirul Anam, M.Kep menyampaikan materi mengenai Primary Survey (ABCDE), Secondary Survey, Trauma Assessment, Immobilisasi Cervical Spine, dan Penanganan Syok sebagai dasar penanganan pasien trauma maupun nontrauma pada fase pre-hospital.
Selanjutnya, Ns. Tri Cahyo Sepdianto, M.Kep., Sp.KMB memberikan pelatihan Basic Life Support (BLS) berdasarkan American Heart Association (AHA) Guidelines for Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) and Emergency Cardiovascular Care (ECC) 2025. Materi meliputi pelaksanaan Resusitasi Jantung Paru (RJP) berkualitas tinggi, penggunaan Automated External Defibrillator (AED), serta penanganan sumbatan jalan napas akibat benda asing pada bayi, anak, dewasa, dan ibu hamil.
Materi berikutnya disampaikan oleh Arif Mulyadi, S.Kep., Ns., M.Kep mengenai teknik penanganan trauma, penggunaan Kendrick Extrication Device (KED), balut dan bidai, serta teknik evakuasi korban yang aman sesuai standar pelayanan kegawatdaruratan pre-hospital.
Sebagai implementasi seluruh materi yang telah diberikan, peserta mengikuti simulasi terpadu penanganan pasien pre-hospital hingga rujukan. Dalam simulasi tersebut, peserta mempraktikkan seluruh tahapan penanganan korban mulai dari scene safety, penilaian awal pasien, Primary Survey (ABCDE), Basic Life Support, penanganan trauma, imobilisasi servikal, penggunaan KED, evakuasi korban ke ambulans, hingga komunikasi rujukan ke fasilitas pelayanan kesehatan. Simulasi dipandu oleh Hasanudin, S.Kep., Ns., M.Kep dan Andi Hayyun sebagai fasilitator, serta dievaluasi oleh tim dari Instalasi Gawat Darurat RSUD Ngudi Waluyo Wlingi dan RSUD Srengat.
Pelatihan dilaksanakan menggunakan pendekatan simulation-based training, yang mengombinasikan ceramah interaktif, demonstrasi, praktik keterampilan (skill station), dan simulasi kasus. Pendekatan ini memberikan pengalaman belajar yang aplikatif sehingga peserta dapat meningkatkan kemampuan teknis, pengambilan keputusan klinis, komunikasi tim, serta koordinasi dalam pelayanan kegawatdaruratan.
Melalui kegiatan ini diharapkan kompetensi petugas PSC Kabupaten Blitar semakin meningkat sehingga mampu memberikan pelayanan kegawatdaruratan yang profesional, cepat, tepat, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara Program Studi D-III Keperawatan Blitar Poltekkes Kemenkes Malang dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar dalam mendukung pengembangan kapasitas tenaga kesehatan serta peningkatan mutu pelayanan kegawatdaruratan di Kabupaten Blitar.
Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mempertegas peran Poltekkes Kemenkes Malang sebagai institusi pendidikan kesehatan yang berkontribusi aktif dalam peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dan penguatan sistem pelayanan kesehatan di Indonesia.

_(1)_(1).png)

.png)
.png)
.png)
.png)